Kamis, Maret 05, 2009

Berita Nasional


Hadapi Pemilu Polri Diminta Netral

Surabaya, Agung Post
Dalam upaya mengamankan pelaksanaan pemilu Legislatif (9-4) mendatang, Ka Polri, Jenderal Bambang Hendarso Danuri, meminta jajaran kepolisian di seluruh Tanah Air melaksanakan tugas pengamanan Pemilu 2009 tanpa ada yang memihak pada salah satu kontestannya. "Pegang teguh komitmen netralitas dengan berdiri dia atas semua pihak tanpa memihak. Jangan pertaruhkan masa depan bangsa untuk kepentingan sesaat, karena itu laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab," tegasnya dalam sambutan disampaikan Wakapolri, Komjen Makbul Padmanegara, di Surabaya, beberapa hari lalu.
Dan lanjut Ka Polri melalui Wakapolri, Polri siap mengawal Pemilu 2009, termasuk mengantisipasi potensi kerawanan terkait masa kampanye terbuka selama 21 hari dengan 38 parpol nasional dan enam parpol lokal di Aceh. "Karena itu, perlu kesadaran berbagai pihak, khususnya parpol peserta Pemilu, untuk mengembangkan kampanye damai dan simpatik, sehingga potensi kerawanan yang ada dapat diminimalisir," harapnya.
Salah satu langkah antisifasi yang telah dilaksanakan Polri yaitu
menggelar berbagai operasi penciptaan kondisi (cipkon) menjelang Pemilu 2009, antaranya seperti, operasi pemberantasan premanisme dan berbagai latihan bersama dengan TNI dan unsur terkait lainnya.
Ka Polri mengeakui, Polri tidak mungkin bekerja sendirian dalam pengamanan Pemilu 2009, karena itu pihaknya berterimakasih atas dukungan Mendagri yang merekrut Linmas (anggota perlindungan masyarakat) dan Panglima TNI yang membantu dan memberi perbantuan perkuatan. Netralitas Polri itu, kata Waka Polri, akan direalisasikan dalam pengamanan di lapangan. Prosedur tetap mengenai pengamanan Pemilu dan penyampaian pendapat di muka umum telah dimiliki Polri dan akan dilaksanakan secara profesional.
"Karena itu, kita lakukan apel pasukan untuk gelar pasukan, sekaligus untuk latihan. Mudah-mudahan kita tidak digunakan dalam Pemilu nanti yang artinya Pemilu nanti kita harap lancar-lancar saja," ujarnya.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam gelar pasukan Pengamanan Pemilu 2009, adalah Waka Polri diikuti sekitar 2519 personil Polri, TNI, dan Linmas. Apel yang bertajuk Operasi Mantab Brata 2009 itu melibatkan Satuan Brimobda Jatim, Dit Samapta Polda Jatim, Intelkam, Reskrim, Propam, Lantas, Densus 88, TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Satgasres Polwiltabes Surabaya (Surabaya, Gresik, Sidoarjo). Untuk kendaraan bermotor yang dikerahkan antara lain rantis Sat Birmobda Jatim, rantis Dit Samapta Polda Jatim, mobil Labfor, mobil Dokkes, sepeda motor trail Denkal Sat Brimobda Jatim, dan sebuah helikopter Polda Jatim. (net/mi/ant/ap)

Bejajo Bae


Gaya Nak Jadi Dewan


***** MALAM kemaren, Wakso, Nangkucil, Matsikut, si Jambul, ngobrolke soal gambar caleg yang tepampang dipinggir jalan.
***** Singgonyo, uji Wakso mukak cerito, begaya galo caleg betino sanggulnyo tegendol pecak sarang penyengat, ado yang bejilbat. Kalu lanangnyo ado yang bekopiyah, ado yang tecengir, ado yang ngangkat goco. Singgonyo bemacem-macem bae gayanyo nak kemano ancap, gek dak jadi laju pening lalat.
***** Pikir atinyo tu kapan lagi nak ngetop, celetuk Nangkucil nyeloke omongan. Arepannyo tu kalu gek benasib baik kito jadi Dewan, kalu iudak iyo sudaah jadi senewan. Heek-heek pacak penuh rumah sakit jiwo di Plembang sano, kato Wakso sambel ngikik ketawo.
***** Makmano cerito Pak Torat merikso Penitia Masjid di ulu dusun "Rajo" beropa arian tu lur!, pekik Matsikut, dak madai nian Mesjid barulah divondasi lah diperikso, payo kagek dulu kalu lah selesai idak sesuai, nah baru masuk kelah galo penitianyo ke Penjaro, mako lego.
***** Kalu mak ikak arai lah diperikse, Simbat Wakso, kalu gek panitia nye merajuk, sue rombongan Pak Torat pacak ngentikenye. Kalu nak merokok, AO, ngomong bae Lur!, rutuk Jambul, sambel ngeregetke giginyo pecak nak makan wang.
***** Itu namonyo cemeh nak nyari lokak tula, uji Om Lem, cobo kalu nak begawe nian, priksolah pimpro, jalan jembatan tak sudah, rumah bides roboh, proyek sangkar anak iwak tak teroroh, dibitu tu ni, duitnyo miliaran galo. Iko ndo lah tau bantuan ujung kuku "Rajo" nak diperikso, alahai mak dio lupo kalu bak ko ari ni urang lah pintar galo. Tak usalah basa-basi kalu nak nyicip bebenar bae. Uhui nak jadi apo yo rombongan diok tu, buayo apo biawak-wak-wak.
***** Kalu nak jadi musang bebulu ayam, Celetuk Matsikut, sambel melenter kumisnyo, peker atinyo tu cobo-cobo kito perikso kalu mujur panitianyo galak diajak main mato, heeek-heek nak lagu lamo tula pecaknyo dulur-dulur kito itu yo, cihui bruuud-bud-bud.
**** Benar nian uji awak tu Lur, pekik Matbobon, ibarat pepatah wong kito, ladas nian mancing umpan kucur di bulan puaso, ado proyek ancur dak diperikso. Sudah-sudahnyo ngajak betatap muko, pintarnyo yoooo.

Pojok

Hadapi Pemilu Hindari Golput

Walaupun menurut kita banyak diantara Caleg yang jelek dalam Pemilu 2009 dan Capres-Cawapres yang mengikuti Pilpres ada yang tidak sesuai kehendak hati. Tapi dihimbau agar rakyat tetap menggunakan hak pilih untuk memilih caleg sebagai wakil rakyat di DPR dan Capres-Cawapres sebgai pemimpin bangsa lima tahun kedepan. "Masyarakat sebaiknya jangan ikut golongan putih(Golput). Kebutuhan adanya satu perubahan, mensyaratkan rakyat berpartisipasi ikut menentukan para pemimpin di masa depan dan itu dilakukan dengan ikut pemilu," kata Presiden Dewan Pimpinan Nasional Solidaritars Indonesia Raya, M Amirudin A Ralli di Jakarta, Senin kemarin.
Ketika mendeklarasikan Solidaritas Indonesia Raya, AMirudin mengatakan, GOlput merupakan tindakan politik yang harus diletakkan pada konteks dan situasi politik yang tepat. Pada era kediktatoran, dimana proses pemilu sepenuhnya dikontrol secara militeristik oleh rezim Orde Baru, golput memiliki arti sangat penting, yakni sebagai proses deligitimasi rezim otoritarian dan memupuk antikediktatoran.
Dan katanya, angka golput yang semakin tinggi, kelihatan berjalan paralel dengan ketidakpuasan dan kekecawaan rakyat terhadap sistem politik liberal. Setelah rezim Orde Baru jatuh, sistem politik demokrasi langsung bertransformasi menjadi liberal. Hal itu menimbulkan persoalan kesejahteraan yang menjadi permasalahan mendasar rakyat dan tidak terselesaikan.
"Rakyat semakin apolitis. Rakyat semakin tidak percaya, bahwa proses politik yang berlangsung, meskipun dengan cara-cara mendasar mereka, yakni kesejahteraan." katanya.
Menghadapi prsta demokrasi mendatang, Solidaritras Indonesia Raya mengajak seluruh elemen bangsa untuk menyukseskan pemilu. "kami mengajak masyarakat untuk berhati-hati, cerdas, dan tidak emosional dalam menentukan pilihan politik mereka,"katanya.
Sukses Pemilu 2009, tambahnya, akan dapat dilihat dari pemilu yang berjalan dengan aman dan lancar, tingkat partisipasi dan antusiasme rakyai pemilih tinggi, serta terpilihnya anggota legislatif, presiden, dan wakil presiden yang benar-benar bisa mewakili dan melaksanakan rakyat secara nyata.(net/sp/ap)

Tamu Kita


PT BA Dongkrak Perekonomian Rakyat
MELIHAT dan mendengar gaya bicaranya yang rama dan diplomatis membuat enak mengobrol dengan Manager satu ini, walaupun baru berkenalan dengannya tapi keakrapan terasa cepat sekali terjalin. Inilah sosok Guntur S Manager Umum & Humas PT BA Tanjung Enim saat silatuhrahmi pengurus PWI Cabang Sumsel, diruang kerjanya baru-baru ini. Kita bicara belak-belakan saja, tuturnya sambil menerangkan, banyak diantara kalangan pers muda-muda yang datang ingin wawancara dan meminta data tentang perusahaan batubara ini. Namun, dari sekian tulisan yang mereka turunkan banyak yang kurang mengenan, padahal kita sudah kasih penjelasan sedetil mungkin, cetus Guntur sambil melirik potonya sedang merokok yang nempel disisi komputernya seraya menerangkan eksennya dipotonya itu, "ini jangan ditiru hanya gaya saja."
Melalui kepengurusan PWI cabang Sumsel yang dipimpin Pak Octafriady SH, harapnya, kita berharap agar para jurnalistik muda daerah ini lebih profesional dibidangnya.
Selain itu katanya melanjutkan, keberadaan perusahaan tambang batu bara ini banyak sekali manfaatnya bagi masyarakat sekitar, karena karyawannya cukup banyak dan setiap hari berbelanja untuk kebutuhan hari-hari maka otomatis uang belanja itu telah mendongkrak roda perekonomian mereka, terang Guntur S diakhir obrolannya saat itu. OK bung selamat bekerja semoga semua aktifitas perusahaan "emas hitam" ini ikut memperkuat program kesejahtaraan masyarakat kabupaten serasan sekundang mendatang. *****

Barite Lepas

Bupati OI: Sulit Cari Yang Amanah & Jujur
Proyek di Ogan Ilir Mulus?
Oleh : Tim Agung Post

SEPENGGAL kalimat bernada mengingatkan dilontarkan Bupati Ogan Ilir (OI), H Mawardi Yahyah, saat memberi pengarahan usai pelantikan pejabat pembantunya Februari 2009 lalu. Perlu dikaji oleh siapapun terutama para pejabat dijajaran Pemkab Ogan Ilir. "Mencari orang pintar dan cerdas saat ini tidaklah sulit, yang sulit yaitu mencari orang amanah dan jujur," tutur H Mawardi Yahya, kala itu.
Meluncurnya kalimat tersebut dari mulut sang pemimpin seperti H Mawardi Yahya wajar saja untuk mengingatkan jajarannya dan rakyat yang dipimpinya. Dan inilah satu bukti bahwa beliau adalah seorang pemimpin yang takut menghianati amanah Allah melalui rakyat yang dipimpinnya. Bukan hanya itu H Mawardi Yahya juga seorang pekerja keras, saking sibuknya mengurus daerah untuk kepentingan rakyat yang dipimpinnya Bupati satu ini seolah kekurangan waktu siang maupun malam. Namun, H Mawardi juga manusia biasa yang penuh keterbatasan tidak mungkin kalau orang mengerjakan jalan antara Tambangan Rambang - Muarakuang, Jembatan desa Skonjing, membangun rumah bides, membagi dan menebar benih ikan harus menunggu dilokasi sampai selesai.
Sangat diyakini, keluarnya kalimat "Amanah & Jujur" itu merupakan emplementasi dan realisasi saat H Mawardi Yahya CS dan Timsesnya mencetuskan pemekaran OKI-OI beberapa tahun silam serta wacana saat kampanye Pilkada 4 tahun lalu. "Bergerak cepat untuk kepentingan rakyat" semua ini sejalan dengan sumpah jabatan yang diucapkan saat pelantikan sebagai Bupati OI, ketika itu. Maka, berbagai program Bupati OI harus didukung rakyat sepenuhnya terutama para pejabat teknis yang mendapat kepercayaannya.
Terungkap juga dalam obrolan belak-belakan Bupati Ogan Ilir dengan Pimpinan "Agung Post" diruang kerjanya, belum lama ini, "sebagai Bupati saya telah memberikan kepercayaan untuk melaksanakan pekerjaan fisik kepada pelaksana teknisnya, sehingga kalau ada penyimpangan tidak mungkin saya masuk penjara," tegas H Mawradi saat disampaikan adanya dugaan beberapa proyek yang dikerjakan tidak maksimal. Dan seketika itu juga seorang pelaksana teknis langsung di HP Bupati, yang mendapat penjelasan, bahwa pengerjaan dilapangan sudah 100 persen baik sesuai dana anggarannya.
Keesokan harinya seorang warga membawa catatan ukuran jalan antara desa Tambangan Rambang - Muarakuang yang diaspal melalui dana Rp3,9 M lebih. Menurut pembantunya itu, jalan tersebut diaspal diberbagai tempat sepanjang 5 km, kenyataannya menurut warga tadi, jalan yang diaspal dibeberapa tempat tersebut seluruhnya hanya 3,9 km lebih. Kondisi beberapa bagian jalan tersebut saat ini rusak parah dan sulit untuk dilewati. Demikian juga jembatan desa Skonjing hingga saat ini, berem ujung pangkalnya belum ditimbun tanah merah.
Selain itu TA 2007 pembangunan Balai Benih (BB) dan pembagian kerambah serta pembagian benih ikan yang menelan dana Rp3,8 M menurut berita sindo, pelaksanaannya tidak prosedural. Sementara TA 2008 pembangunan BB tahap II dan penebaran benih ikan menelan dana Rp3,8 M lebih, diduga proyek itu dilaksanakan belum juga sempurna, karena kalau air besar, bibit ikan akan keluar mengikuti air tersebut. Kajari OKI, Kusnin SH, ketika diminta pendapatnya, berjanji setiap ada laporan yang mengarah pada KKN akan segera dipelajari dan diproses.

Caram Seguguk OI


Periksa Gula Darah di Puskes Tanjungraja Gratis

Tanjungraja, Agung Post
Setidaknya ada 200 pasien dari warga sekitar Puskesmas Tanjung raja yang datang ke Puskesmas tersebut untuk memeriksakan kadar gula dalam darah. Selain itu diadakan pula pemeriksaan kolesterol bagi yang mau mengetahui berapa kadar kolesterol dalam tubuhnya, Tekanan Darah(TD), dan Index Masa Pertumbuhan(IMT).
Menurut Dr Dahlan R mewakili Kepala Puskemas Tanjung raja kepada "Agung Post" mengungkapkan, Pemeriksaan yang diadakan 2 hari dari dipenghujung bulan lalu, tidak dipungut biaya sepeserpun dan ini merupakan salah satu inisiatif Kepala Puskesmas untuk mendukung program "Berobat Gratis" dari Gubernur Sumsel.
Selain itu Puskesmas juga baru saja mendapatkan bantuan dari Dinas Kesehatan berupa alat Calcucheck untuk melihat gula darah dalam tubuh dan Cardicheck untuk melihat kolesterol dalam tubuh sehingga dengan kedua alat tersebut, masyarakat tidak perlu lagi datang ke Rumah Sakit, cukup datang ke Puskesmas untuk konsultasi masalah penyakit Kadar Gula dan Kolesterol yang berlebihan, tambah dr Dahlan R disela-sela kegiatannya memberikan konseling kepada pasien.
Ida Rossini (38) yang mempunyai berat badan 57Kg dan Tekanan Darah (TD) 90/60 warga Tanjung raja Selatan mengatakan, dirinya menyambut baik program tersebut karena dapat membantu masyarakat yang umumnya tidak mampu untuk check gula darah dan kolesterol. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya baru saja check gula darah dan kolesterol di sebuah rumah sakit di Palembang dan harus merogoh kocek sebanyak Rp280 ribu. Untuk check up seluruhnya saya habis Rp1.200.000,- tapi disini gratis, jadi saya merasa terbantu, terangnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Indrayani(49) Guru SDN 3 Tanjung raja bahwa dirinya senang bisa mendapatkan pelayanan check gula darah dan kolesterol gratis di Puskesmas Tanjung raja, dan saya juga berharap program ini bisa berlanjut diadakan tiap bulan atau tiap 6 bulan sekali untuk mengontrol gula darah dan kolesterol.
Ditambahkan pula oleh dr Dahlan bahwa dengan kegiatan ini, semoga bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam bidang kesehatan dan bisa segera menjaga kesehatan dengan pola hidup dan makan yang teratur. (lik)