Tampilkan postingan dengan label Palembang darussalam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Palembang darussalam. Tampilkan semua postingan

Selasa, Februari 24, 2009

Palembang Darussalam


Peresmian Pengoperasian Kereta Api KA Kertalaya

Palembang, Agung Post
"Tadi dari jauh bersama Bapak Menteri, setelah mendekat disini, seakan-akan kita melihat kereta api Shinkansen." Begitulah awal sambutan dari Gubernur Sumatera Selatan, Ir H Alex Noerdin ketika peresmian Pengoperasian Kereta Api KA Kertalaya, Kamis pekan lalu di Inderalaya, Ogan Ilir.
Peresmian yang dilakukan Menteri Perhubungan RI, Ir JusmanSyafii Djamal, dihadiri Dirjen Perkeretaapian Dephub, Ir H SoeminoEko Saputro, Ketua DPRD Propinsi Sumatera Selatan, Unsur Muspida,Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir, Rektor UNSRI Prof Hj BadiaParizade MBA , Rektor IAIN Raden Fatah Prof Dr H Aflatun MukhtarMA, Dirut PT Kereta Api Ronny Wahyudi, dan Dirut PT INKA RoosDiatmoko.
Kereta api yang dirancang dan dibuat oleh PT INKA Madiun JawaTimur ini merupakan hasil dari buah karya orang Indonesia, danakan beroperasi dari stasiun Inderalaya menuju Stasiun KertapatiPalembang dengan kapasitas penumpang 300 orang. Kereta api yanghanya mempunyai 3 gerbong kereta ini dapat menempuh kecepatan 100km/jam, namun karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan makahanya digunakan kecepatan 50 km/jam.
Tujuan dari dibuatnya kereta api mahasiswa UNSRI Kertalaya untuk mengurangi aktivitas jalan dari Palembang ke Inderalaya yang sudah padat dan banyak terjadi kecelakaan yang diantara korbannya dari UNSRI. Dan kedepan, kereta Kertalaya ini tidak hanya untuk mahasiswa saja, tetapi masyarakat umum dapat juga menikmati fasilitas kereta Kertalaya, ungkap Gubernur Sumseldalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu juga Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdinberharap bahwa setelah kereta Kertalaya ini, jalan tol Inderalaya- Palembang bisa segera dibangun, begitu juga betung Palembangsehingga ada 2 pilihan dari mahasiswa untuk berangkat ke kampusUnsri yaitu kereta atau mobil. Inilah salah satu wujud kepedulianPemerintah Propinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah KabupatuenOgan Ilir dalam meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat.
Dari sambutan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Ir JusmanSyafii Djamal menuturkan bahwa dirinya dan staf Departemen Perhubungan menyambut gembira inisiatif yang dilakukan PemerintahDaerah Propinsi Sumatera Selatan. Dirinya juga berharap keretaapi sebagai upaya untuk menggerakkan roda perekonomian dan menjadi wujud mewujudkan keinginan serta visi Gubernur Sumatera Selatan.
Dalam sambutan itu pula, Ir Jusman Syafii Djamalberkata,"diantara 33 Gubernur se- Indonesia, saya kira GubernurSumsel adalah Gubernur yang boleh dikatakan mempunyai inisiatifpertama didalam atau pelopor yang melakukan upaya secara sistematis untuk mengembalikan atau mereditilisasi kereta api sebagaialat angkutan umum massal."
Ketika ditanya "Agung Post" tentang rencana kedepan dalam mengembangkan stasiun yang berada di Inderalaya usai turun dari kereta api KA Kertalaya perjalanan Inderalaya ke Stasiun Kertapati, Rektor UNSRI Prof Hj Badia Parizade MBA mengatakan, "untuk lebih meningkatkan pelayanan kereta api dari Inderalaya -Kertapati dirinya telah mengusulkan untuk pembuatan rel ganda kepada Menteri Perhubungan," terangnya singkat. (lik/har)

Palembang Darussalam

Jalan Negara di OKI-OI Rusak Parah

Palembang, Agung Post
Jalan provinsi dan jalan negara dikawasan kabupaten OKI dan kabupaten Ogan Ilir banyak yang berlubang dan berlumpur bagaikankubangan kerbau. Seperti di jalintim kawasan kabupaten OKI mulai dari jalan baru dalam kota kayuagung hingga perbatasan Lampung banyak yang berlubang sehingga pengendara harus ektra hati-hari. Demikian juga kawasan Ogan ilir - Kayuagung hingga berita ini diturunkan masih seolah dibiarkan. Selain itu jalan Provinsi antara Kecamatan Tanjungbatu, kecamatan Payaraman, kecamatan Rambangkuang dan kecamatan Muarakuang, sejak beberapa bulan terakhir persais kubangan kerbau apalagi kondisi saat ini tidak menentu karena turun hujan berkepanjangan membuat kondisinya rakyat untuk keluar daerah semakin sulit. Akibatnya semua bahan kebutuhan sehari-hari cukup tinggi.
Bila kondisi ini dibiarkan maka bukan tidak mungkin antara empat kecamatan tersebut sulit bertransportasi karena dapat dipastikan jalan tersebut akan putus total. Seandainya beberapa perusahaan swasta dan pertamina kerja sama ada kepedulian akan kondisi lingkungan ope-rasionalnya mungkin jalan ini tidak akan separah saat ini. Alasan mereka mungkin sangat klasik karena jalan tersenut bukan jalan mereka lalui setiap hari, tapi sebenarnya kalau mereka tahu bahwa kawasan Rambangkuang adalah daerah operasional dan tempat mereka mengeruk keuntungan selama ini wajar saja kalau ambil peduli terhadap lingkungan operasional perusahaan mereka.

Palembang Darussalam

Warga Tutup Akses Jalan PT Pertamina dan PT Formasi

Prabumulih, Agung Post
Warga desa Betung Akar dan Sukananti, kecamatan Rambangkuang, Ogan Ilir, pada hari Kamis belum lama ini menutup akses jalan yang melewati desa tersebut sehingga kendaraan milik PT Pertamina dan PT Formasi Sumatera Energy yang mengantar jemput para pekerja tidak dapat beraktivitas.
Adapun tuntutan warga desa Betung Akar tersebut menurut keterangan kepala desanya, Syakban, karena adanya kecurangan dalam hal perekrutan tenaga kerja di PT Formasi Sumatera Energy yang beroperasi dekat dengan desa tersebut sehingga mengakibatkan kecemburuan sosial bagi warganya. PT Pertamina terkena imbasnya selain warga juga menuntut untuk pengaspalan jalan Desa yang membentang sepanjang lebih kurang 1 kilometer dan penanaman pipa yang membentang melewati desa tersebut.
Sementara itu, Camat Rambangkuang, Drs Aprizal Hasim MM, ketika dikonfirmasi "Agung Post" mengatakan, tindakan masyarakat Betung Akar tersebut karena tidak puas dalam hal perekrutan tenaga kerja yang dilakukan oleh pihak PT Formasi Sumatera Energy.
Guna menyelesaikan masalah tersebut pada sore hari itu juga layanan operasi PT Pertamina yang dipimpin oleh Aji Dharmawangsa datang menemui warga Betung Akar untuk menegosiasikan permasalahan yang dipersengketakan.
Setelah itu, didapat kesepakatan bahwa pihak layanan operasi akan melaporkan dan akan memberikan jawaban kapan akan dilaksanakan tuntutan warga paling lambat 1 bulan dari dibuatnya kesepakatan dan apabila pihak PT Pertamina tidak menepati janjinya maka warga kembali akan menutup akses jalan tersebut.Usai tercapai kata sepakat, maka pada sore itu juga semua kendaraan milik PT Pertamina sudah diperbolehkan melewati jalan tersebut. Namun kendaraan milik PT Formasi Sumatera Energy baru bisa menggunakan akses jalan keesokan harinya setelah tercapai kesepakatan dengan pihak PT Formasi Sumatera Energy. (yat).

Palembang Darussalam

Anggarkan Dana Kesehatan Rp240 Miliar

Muaraenim, Agung Post
Jika tidak ada aral melintang, Dinas Kesehatan Sumsel akan melakukan lounching berobat gratis pertengahan Juni 2009 mendatang. Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, Dinkes Sumsel tidak tangung-tanggung telah mengalokasikan dana dibidang kesehatan sebesar Rp240 Miliar.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kadinkes Sumsel dr Zulkarnain Noerdin, usai menghadiri kegiatan Penandatangan Perjanjian kerjasama antara Dinas Kesehatan dengan RSUD talang Ubi dan RSUD Dr HM Raba^Rin Muaraenim, di ruang off room Pemkab Muaraenim.
Dalam kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Muaraenim H Kalamudin D SH MH, Wakil Bupati Muaraenim, Ir Muzakir SS, Kadinkes Muaraenim dr H Yan Riyadi MARS, Dirut RSUD Dr HM Raba’in Muaraenim drg H Defiardi MARS dan Dirut RSUD Talang Ubi dr H Muzakir SH, Ketua Komisi IV DPRD Muaraenim Ganef Asmara NL serta para pejabat muspida dan puluhan tenaga medis maupun non medis dari Puskesmas se- Kabupaten Muaraenim.
Menurut Zulkarnain, kedatangannya ke Kabupaten Muaraenim adalah untuk mensosialisasikan Program Jaminan Sosial Kesehatan (Jamsoskes) Sumsel Semesta, Jamkemnas dan program-program lainnya terutama yang bergerak dibidang kesehatan yang tidak lain adalah untuk mendukung program Berobat gratis Sumsel. Dan untuk mewujudkannya, tentu perlu adanya kesamaan visi dan misi seluruh Kabupaten/Kota serta dukungan semua pihak di Sumsel. Mengenai adanya kesan kurang seragam untuk klaim pembayaran antara Perda Kabupaten Muaraenim tentang kesehatan dengan program Jamkemnas tentang masalah tarif pelayanan kesehatan itu tidak ada masalah, silahkan cari program yang terbaik dan menguntungkan alias tidak merugikan unit puskesmas dan Rumah Sakit yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Jika tidak berhalangan pada tanggal 21-22 Juni 2009, program Berobat Gratis Sumsel yang dicanangkan oleh Gubernur Sumsel akan bisa dilakukan Lounching. Untuk itu, usai di Muaraenim, saya akan langsung ke Lahat dan Kabupaten/kota lainnya, urai Zulkarnain Noerdin yang merupakan adik kandung Alex Noerdin Gubernur Sumsel saat ini.
Sementara itu menurut Bupati Muaraenim H Kalamudin D SH MH, bahwa pada intinya Pemkab Muara enim sangat mendukung program berobat gratis apalagi jika program tersebut benar-benar akan di rasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Namun untuk mendukung kelancaran program tersebut tentu sebelumnya perlu adanya kesamaan visi dan misi dahulu antara Pemprop Sumsel dan Pemerintah Daerah sehingga dalam pelaksanaannya di lapangan sekecil mungkin terhindar dari permasalahan dan masyarakat benar-benar gratis dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Mengenai masalah adanya Perda Muaraenim tentang Tarif Pelayanan Kesehatan yang dinilai lebih rendah dari tarif yang ada di Jamkemnas, tentu akan secepatnya dilakukan penyesuaian sehingga di kemudian hari tidak ada permasalahan terutama dalam hal hukum.(Sin)

Senin, Februari 16, 2009

Palembang Darussalam

Jembatan Tb Rambang Ogan Ilir Terbengkalai?

Sumsel, Agung Post
Jembatan desa Tambangan-rambang, Kecamatan Rambang kuang, kabupaten Ogan Ilir, yang dibangun sejak tahun 2007 lalu hingga saat ini belum selesai. Sehingga banyak dipertanyakan masyarakat sumsel yang hampir setiap hari berlalu lintas dari jalan tersebut, bahkan sejak beberapa bulan lalu jarang terlihat para pekerjanya bekerja. Ironisnya kondisi pembangunan jembatan tersebut saat ini baru dikerjakan beton penyangga ujung pangkalnya saja itu pun tidak diketahui apakah sudah dianggap siap pakai atau bagaimana. Sementara kerangka jembatan itu sendiri tidak diketahui apakah dari baja atau beton cor, sementara petinggi-petinggi daerah ini mulai dari eksekutif maupun legislatifnya seolah tutup mata hal ini dimungkinkan karena memang bukan kapling tanggung jawab mereka karena status jalan ini juga adalah jalan provinsi yang menurut tetua daerah itu dibangun sewaktu zaman jajahan jepang.
Melalui pemberitaan ini hendaknya DPRD Ogan Ilir sebagai wakil rakyat daerah Ogan Ilir hendaknya dapat mempertanyakan status jembatan yang bagaikan terbengkalai ini, ke Pemrov atau Pemerintah pusat. Jangan gara-gara jembatan yang setengah terbengkalai ini masyarakat daerah ini mengkait-kaitkannya dengan Pemilu legislatif karena mereka merasa kecewa. Kepada Gubernur Sumsel H Alex Noerdin kiranya dapat meninjau jembatan ini kalau memang ada indikasi terbengkalainya pembangunan jembatan tersebut karena KKN agar ditindak tegas. Demikian juga pihak penegak hukum di daerah ini supaya dapat menyelidiki proyek jembatan Tambangan Rambang yang sangat dinantikan penye lesaiannya. (hms).