Tampilkan postingan dengan label Bende Seguguk-Oki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bende Seguguk-Oki. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Februari 07, 2009

Bende Seguguk OKI


Majelis Taklim Awal Terusan Masuk TV

Sirah Pulau Padang, Agung Post
Walaupun baru berjalan delapan bulan Majelis Taklim Kecamatan Sp Padang OKI, telah berhasil menembus kegiatan, hikmah fajar Mama & A'A' yang disiarkan televisi swasta Indosiar setiap pagi hari. Seharusnya personil yang berangkat sebanyak 60 orang, tapi karena kekurangan dana maka hanya dibernakatkan 32 orang saja, tutur Rosdiana Ketua Majelis Taklim desa Awal Terusan Kecamatan SP Padang pada "Agung Post" saat melapor ke Pemda OKI menjelang keberangkatan rombongannya ke Provinsi.
Keberangkat yang bersemangat dan sedikit kecewa karena jumlah personil yang berangkat teranulir biaya itu, juga disaksikan Nursulah S Sos Bagian Kesra Pemda OKI. Semua kegiatan ini atas binaan Hy Muhiriah Herry SPd yang disponsori susu LDL, terang Rosdiana penuh semangat.
Camat Sp Padang, Herry Susanto S Sos menghimbau, kepada seluruh majelis taklim yang di berangkatkan dapat menjaga kedisiplinan kekom-pakan dan sekaligus dapat menyerap pengalamanan dalam kegiatan tersebut. Mudahan-mudahan dalam events yang lain semua anggota Majelis Taklim dapat berangkat secara keseluruhan, terangnya mena-sehati.
Kepala Desa Awal Terusan, Alamsyah dilokasi pem-berangkatan pada "Agung Post" mengatakatan, sangat berterima kasih atas kemajuan yang dicapai kelompok pengajian ke ajang nasional seperti itu. Mudah-mudahan Majelis Taklim Awal Terusan ini menjadi contoh bagi yang lainnya, harap Kades. (kdm)

Bende Seguguk OKI



Pelayanan Gratis dan Kesejahteraan

Tenaga Medis Belum Berimbang

Kayuagung, Agung Post
Pada hakikatnya semua orang tidak pernah menghendaki untuk menderita suatu penyakit, tetapi karena hal itu merupakan kodrat yang telah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa sejak dizaman azali dan ketetapannya berlaku kepada siapapun. Tuhan Maha Kuasa menetukan suatu penyakit, DIA pula Kuasa untuk menyembuhkannya.
RSUD Kayuagung sejalan dengan program berobat gratis Pemerintah Propinsi Sumsel sejak tanggal 22 Januari 2009 telah turut melaksanakan pelayanan berobat gratis.
Direktur RSUD Kayuagung melalui Kabag Tu RSUD, Salmawati Bsc saat ditemui "Agung Post" menjelaskan, RSUD Kayuagung dalam pelayanan berobat gratis sama sekali tidak mengalami kendala yang berarti, bahkan sebelum program Pemda Propinsi dicanangkan RSUD Kayuagung telah lebih dahulu melaksanakan uji cobanya sejak tanggal 19 Januari 2009, ujarnya.
Lagi lanjut Salmawati Bsc, sejak pelaksanaan berobat gratis hingga saat ini pasien yang berobat telah mengalami peningkatan, sebelumnya rata-rata 100 pasien perhari, kini meningkat menjadi rata-rata 150 pasien perhari.
Pegawai RSUD Kayuagung berjumlah 385 orang siap menangani pelayanan berobat gratis ini, jumlah tersebut meliputi 4 orang tenaga dokter spesialis, 7 orang dokter umum, 185 orang tenaga perawat dan sisanya para tenaga sanitasi serta administrasi.
Saat ditanya penyakit apa saja dan apakah ada penyakit musiman yang diderita pasien sehingga pasien meningkat, Salmawati Bsc mengatakan, tidak ada, kebanyakan pasien yang berobat karena penyakit yang telah menahun selama ini mereka tidak berobat karena tidak ada biaya, seperti penyakit batuk kering (TBC)
Ketika "Agung Post" menyinggung tentang pelayanan berobat gratis yang menjadikan hilangnya pemasukan seperti selama ini, baik melalui biaya pendaftaran dan lainnya, Salmawati Bsc hanya tersenyum, dan berucap itu sudah resiko dari sebuah profesi atau tugas sebagai tenaga medis, ujarnya, namun kita yakin Pemerintah lebih bijak mengaturnya.
Pemerintah dalam hal ini menurutnya adalah, Pemda Propinsi Sumsel dan Pemda OKI tahu bahwa kita sebagai tenaga medis juga adalah manusia biasa, yang membedakan saat itu adalah profesi.
Ketika ditanya idealnya tenaga medis di RSUD Kayuagung ini, Salmawati Bsc mengatakan idealnya 500 orang, artinya masih ada kekurangan yang harus segera dipenuhi. Dengan jumlah tenaga medis yang ada sekarang ini diperidiksi setiap 3 orang tenaga medis akan melayani 45 orang pasien.
Adapun persyaratan pelayanan berobat gratis di RSUD Kayuagung cukup dengan menunjukkan KTP atau KK atau Surat keterangan dari Lurah atau Kades.
Mengakhiri pertemuannya, Kabag TU RSUD Kayuagung Salmawati Bsc mengharapkan, kepada pasien dan keluarga pasien yang berobat agar tertib mengikuti aturan pelayanan yang ada, karena jika tidak maka akan membingungkan dalam pelayanan sehingga merasa tidak terlayani dengan baik, tuturnya.
Salah seorang tenaga medis yang sempat dijumpai "Agung Post" namun meminta namanya untuk tidak diekpos mengatakan, sejak pelayanan berobat gratis dilaksanakan di RSUD Kayuagung ini sudah ada beberapa tenaga medis yang mengalami keletihan bahkan sudah ada yang sakit. Pada sisi lain mengeluhkan terlambatnya pemberian insentif sehingga akan berdampak menurunnya kualitas pelayanan, ujarnya. Mereka berharap pada sisi ini juga pemerintah tetap memperhatikan kesejahteraan para medis agar pelayanan kepada pasien tetap optimal.(gus)

Bende Seguguk OKI


Pilkades Bungin Tinggi Aman dan Tertib

SP Padang, Agung Post
Setelah melalui pertarungan demokrasi pilkades Bungin Tinggi, Calon Kades Sunardi yang juga mantan kades lama berhasil mengumpulkan 554 suara menyisihkan lawan politiknya Saleha yang harus puas dengan perolehan suara 483 suara, dalam pemilihan tersebut terdapat 7 suara yang dinyatakan belangko.
Camat SP Padang, Herru Susanto SSos menyatakan, pemilihan ini merupakan proses penentu untuk menduduki jabatan kepala desa, maka bagi yang menang jangan lupa bahwa tugas kedepan sangat berat dan penuh dengan tantangan maka itu harus jangan mengnggap remeh setiap permasalahan. Demikian sebaliknya bagi yang belum ada kesempatan karena perolehan suaranya lebih sedikit dari yang menang. Maka harus legowo dan berjiwa besar untuk bersama-sama menatap pembangunan lima tahun kedepan, jadikan keunggyulan lawan politik ini pembelajaran untuk maju kembali dipilkades periode kedepan.
Menurut Ketua Panitia Pilkades Herizal kepada "Agung Post" keseluruh suara terdaptar 1115 adapun yang hadir sebanyak 1044 suara sedangkan yang tidak hadir 71 suara.
Kades terpilih, Sunardi ketika ditemui di kediamannya mengucapkan, terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayainya sebagai pemimpin desanya untuk lima tahun kedepan. Saya akan berusaha menjaga amanah ini guna meningkatkan berbagai program pembangunan di desaa ini, tuturnya. (kdm)

Bende Seguguk OKI


Pemdes dan BPD Lingkis Bangun Gelora

Lingkis, Agung Post
Dalam upaya memenuhi fasilitas untuk kepentingan masyarakat desa Lingkis Kecamatan Jejawi, saat ini pemerintah desa sedang melaksnakan pembangunan Balai Serba Guna Desa berukuran 16 meter X 10 meter terletak diatas tanah ukuran 20 meter X 34 meter yang diperkirakan akan menelan dana sebasar Rp40 juta. Demikian keterangan Kades Lingkis, Iwan Setiawan SE pada "Agung Post" dikediamannya, belum lama ini.
Dan lanjutnya, status tanah tempat berdirinya balai serba guna desa ini adalah lahan milik desa dari jumlah perkiraan dana sebesar Rp40 juta tersebut, saat ini dana tersedia baru ada Rp30 juta dari hasil retribusi Lelang Lebak Lebung (L3) tahun 2009 dan swadaya masyarakat setempat.
Masih katanya, pembangunan balai serba guna desa ini berdasarkan musyawarah mupakat antara Pemerintah desa dan BPD serta masyarakat desa Lingkis. Upah termasuk makan dan minum 4 orang pekerjanya sekarang ini dijamin dari biaya kades pribadi, dan inilah sebagai sumbangsih menjadi pemerintah desa, terang Iwan Setiawan SE. Sedangkan lahan yang masih ada dan kosong sekarang ini rencananya akan dibangun gedung olah raga berukuran 10 meter X 25 meter. Bila gedung olah raga (Gelora) ini nantinya sudah selesai, kita berharap desa ini bisa mencetak bibit-bibit olah raga sebagai aset daerah, harap Iwan Setiawan SE. Dan harapnya diakhir pertemuannya kala itu, mengingat dana pembangunan gedung ini masih belum mencukupi maka kita berharap pada Pemda OKI dapat membantu pendanaan untuk kelangsungan pembangunan aset desa ini.(kdm)